Skip to main content

Sudah Hampir Sembilan Tahun, Adrizal Mencari Polisi Yang Membantu Mengevakuasi Korban Lanka Lantas

Sudah Hampir Sembilan Tahun, Adrizal Mencari Polisi Yang Membantu Mengevakuasi Korban Lanka Lantas

Progresiflines.com - Perjalanan sembilan tahun Adrizal warga desa sungai liuk seberang, kecamatan koto baru kota sungai penuh,untuk menemukan penyelamat terharu dan indah.

Dalam momen haru, Adrizal di pertemukan dengan sosok yang telah menyelamatkan hidup nya setelah kecelakaan tragis karena terlindas mobil truk.penyelamat itu teryata adalah Asa'ad yang di ketahui seorang anggota kepolisian berpangkat Bripka dan dinas di polres kerinci,dan berdedikasi di bidang propam polres kerinci.Sudah Hampir Sembilan Tahun, Adrizal Mencari Polisi Yang Membantu Mengevakuasi Korban Lanka Lantas

Pertemuan yang penuh ini di bantu oleh Bripka Alex dan seorang jurnalis kerinci Eka, yang membawa Asa'ad ke kediaman Adrizal di desa sungai liuk seberang pada, hari Rabu (15/05/24).

Berdasarkan pantauan di lokasi oleh media progresif lines Com, dalam suasana yang mengharukan pertemuan terungkap kisah yang terjadi sembilan tahun yang lalu pada saat kejadian tahun 2016 di depan pom bensin sungai liuk.Sudah Hampir Sembilan Tahun, Adrizal Mencari Polisi Yang Membantu Mengevakuasi Korban Lanka Lantas

Pada saat kejadian kecelakaan di tahun 2016 yang lalu,tak ada yang berani menolong Adrizal meskipun saat itu banyak yang menyaksikan.

Namum di saat kejadian kecelakaan di pom bensin sungai liuk, Asa'ad dia datang dengan berani menolong Adrizal meskipun saat itu banyak yang menyaksikan .

Bahkan saat itu Asa'ad menjadi penjamin agar Adrizal bisa langsung segera di tangani di rumah sakit umum mayjen Ahmad Thalib sungai penuh.

Setelah sembilan tahun kejadian insiden tersebut itu, Adrizal terus mencari sosok yang menyelamatkan itu,seingat Adrizal , sosok itu merupakan seorang anggota polisi , hingga akhir nya tak di sangka sangka , sosok yang sudah sembilan tahun yang selalu di cari nya itu berkunjung langsung ke rumah nya.

Pelukan hangat menyabut As'ad saat ke rumah Adrizal , saat peristiwa naas itu Asa'ad mengatakan saat jika dia sedang dalam perjalanan dari polres kerinci menuju arah semurup.

Namun karena melihat ada keramaian,dia menghentikan laju mobilnya dan kemudian melihat Adrizal dalam kondisi terkapar dan bersimbah darah, melihat cucuran darah dari kaki Adrizal mengalir deras,tak berpikir panjang Asa'd langsung membuka singlet yang di pakai nya untuk membalut kaki Adrizal."Saya waktu itu sedang memakai baju dinas, singlet yang saya pakai , langsung saya buka dan saya robek untuk membalut kaki bapak ". kata Adrizal."
 

Dia langsung bergegas membawa Adrizal ke mobil pribadi nya menuju rumah sakit umum mayjen Ahmad Thalib sungai penuh, Darah yang mengucur di dalam mobil nya bukan masalah bagi As'ad , yang terpenting bagi nya adalah keselamatan Adrizal." Saya waktu itu sedang memakai baju dinas , singlet yang saya pakai, langsung saya buka dan saya robek untuk membalut kaki bapak,"kata Adrizal".
Dia langsung bergegas membawa Adrizal ke mobil pribadi nya untuk di bawa ke rumah sakit,darah yang mengucur di dalam mobil pribadi  nya  bukan suatu masalah bagi As'ad, yang terpenting bagi nya adalah keselamatan Adrizal."sampai di rumah sakit kami di tanya , petugas perawat di sana siapa yang menjamin, langsung saya katakan saya yang menjamin."Ungkap As'ad.
Setelah berhasil mengantarkan Adrizal ke rumah sakit ,As'ad langsung bergegas pulang.dia terus berpikir soal keselamatan Adrizal."Jujur waktu itu  saya terus kepikiran , dengan bapak Adrizal selamat atau tidak ,"kata nya."
Dalam pertemuan tersebut Adrizal menceritakan bagaimana dia langsung di rujuk ke salah satu rumah sakit di Padang setelah mendapatkan pertolongan dari As'ad."selang beberapa menit bapak sudah mengantar saya ke rumah sakit umum mayjen Ahmad Thalib sungai penuh, saya langsung di rujuk ke Padang."ucap nya."

Dengan penuh rasa syukur,Adrizal mengucapkan terima kasih kepada As'ad ."Terima kasih kepada pak As'ad ,polres kerinci dan polri, semoga selalu di berikan keselamatan , panjang umur, murah rezeki dan di jauhkan dari marabahaya untuk polisi -polisi ."ujarnya penuh haru.

Asa'd menangapi sambil terharu, dia mengatakan sudah menjadi kewajiban membantu sesama, terlebih dia bagian dari polri yang harus mengayomi "sudah menjadi kewajiban kita untuk menolong sesama".ucap nya.

Pada akhir pertemuan , Adrizal mengangkat Bripka As'ad menjadi  anak nya , sebagai tanda penghormatan dan  terima kasih. "Semoga hubungan kita tetap terjalin ,"kata Adrizal penuh kehangatan.

Pertemuan ini tidak hanya mempertemukan kembali dua individu yang pernah terhubung peristiwa tragis, tetapi juga memperlihatkan betapa kuatnya rasa kemanusiaan dan kepedulian antar sesama.(Stn).

Leave a Reply

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

Article Related