Skip to main content

Harga Cabai Makin Menggigit, Pemkab Lebong Dirikan Pondok Cabe Murah Kopli Desk

Harga Cabai Makin Menggigit, Pemkab Lebong Dirikan Pondok Cabe Murah Kopli Desk

Progresiflines.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebong menggelar operasi Pondok Cabe Murah untuk menstabilkan harga cabai yang menyentuh Rp 90 ribu-Rp 100 ribu per kilogram, dalam dua hari terakhir atau Sabtu dan Minggu 16-17 Desember 2023

Menyasar di dua titik, yakni di Depan Pasar Rakyat Kelurahan Amen Kecamatan Amen, Sabtu (16/12) dan Tugu Presidium di Kelurahan Tanjung Agung Kecamatan Tubei, Minggu (17/12) siang.

Harga Cabai Makin Menggigit, Pemkab Lebong Dirikan Pondok Cabe Murah Kopli Desk

Pondok cabe murah itu masuk ke dalam operasi pasar murah yang diberi nama Kopli Desk (Kegiatan Operasi Pasar Lintas Desa dan Kecamatan).

Pantauan di lapangan, jelang akhir tahun ramai dipadati. Tampak posko Kopli Desk ramai diserbu warga yang didominasi oleh kaum emak-emak.

Kadis Perindagkop-UKM Lebong, Mahmud Siam mengatakan, Pondok Cabe Murah ini akan digelar selama seminggu ke depan, hingga harga cabai dapat diturunkan.

Harga Cabai Makin Menggigit, Pemkab Lebong Dirikan Pondok Cabe Murah Kopli Desk

Mahmud sapaan akrabnya menyebutkan, stabilisasi harga merupakan instruksi langsung dari Bupati Lebong, Kopli Ansori.

Ia menjelaskan, operasi tersebut digelar untuk menekan harga cabai, supaya masyarakat tidak terbebani ekonomi biaya tinggi.

Menurutnya, tren kenaikan harga cabai, antara lain disebabkan berkurangnya produksi, karena kemarau berkepanjangan akibat fenomena El Nino.

Harga Cabai Makin Menggigit, Pemkab Lebong Dirikan Pondok Cabe Murah Kopli Desk

"Karena harga cabai mahal kita lakukan treatment sedikit. Acara sudah digelar selama dua hari, kemarin kita gelar di Eks Terminal Muara Aman," kata Mahmud kepada RMOLBengkulu, Minggu (17/12).

Menurutnya, harga cabai saat ini menyentuh angka Rp 80 sampai 90 ribu per kilogram. Mahmud menyebut, untuk operasi pasar cabai, Pemkab Lebong mengambil langsung dari petani-petani di Lebong. Soal harga, pihaknya juga telah memberikan subsidi kisaran Rp 40 ribu per kilogram.

"Kita jual 48 ribu per kilogram, tapi masyarakat kita batasi hanya boleh beli 1/4 kilo saja. Supaya tidak ada penimbunan," tuturnya.

Dengan adanya Kopli Desk, Mahmud berharap masyarakat dapat mengakses kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, dan harga kebutuhan pokok di pasaran dapat dikendalikan.

"Kopli Desk ini juga bertujuan menstabilkan harga pangan jelang akhir tahun," pungkasnya.(**)

Leave a Reply

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

Article Related