Skip to main content

Ratusan Guru PAI Kabupaten Lebong, Keluhkan TPG Tak Kunjung Cair

Ratusan Guru PAI Kabupaten Lebong, Keluhkan TPG Tak Kunjung Cair

Tubei, Progresiflines.com - Terhitung lebih dari seratus guru pendidikan agama Islam (PAI) di Kabupaten Lebong  mengeluhkan belum dicairkannya tunjangan profesi guru (TPG) sejak Bulan April hingga Mei 2026 ini.

Ekspresi beragam diluapkan oleh para guru agama di Kabupaten Lebong karena dana sertifikasi mereka  yang belum kunjung dicairkan. Kamis ( 7/5/2026)

Salah satu guru guru agama Islam menuturkan bahwa biasanya TPG ini dicairkan tiap bulannya, atau paling lambat dua bulan sudah masuk dananya ke rekening, tapi kali ini, masuk tiga bulan sejak Maret, April hingga Mei belum juga direalisakan.

"Kami biasanya tiap bulan dana sertifikasi ini sudah cair, atau paling lambat dua bulan berjalan sudah masuk dananya, ini sudah hampir tiga bulan belum juga cair," kata guru tersebut.

"Semua persyaratan administrasi sudah kita input ke sistem, biasanya kalau sudah diverifikasi dan divalidasi oleh Kantor Kemenag Lebong, tidak begitu lama sudah masuk dana ke rekening" tambahnya

Keterlambatan pencairan TPG PAI ini sendiri berakibat pada terkendalanya pemenuhan kebutuhan mereka para guru agama Islam, mulai dari kebutuhan sekolah anak, kewajiban perbankan, hingga pemenuhan pokok sehari-hari.

"Hampir tiga bulan ini kami terpaksa berupaya lain untuk menutupi kebutuhan, kami ini ada yang untuk bayar tagihan bank, bayar kuliah anak dan lain-lain," timpal guru lainnya.

Terkait keterlambatan pencairan TPG PAI tersebut, Kepala kantor kementrian agama (kemenag) Kabupaten Lebong, H.Arief Azizi, S.Ag, MH melalui Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Aji Agus Salim, M.Pd saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menuturkan bahwa keterlambatan tersebut bukan kesengajaan.

Ia mengaku pihaknya telah memverifikasi dan memvalidasi serta mengusulkan semua data yang diinput via sistem. Hanya saja terkendala beberapa hal menyangkut teknis pencairan dana TPG tersebut.

Salah satunya soal kurangnya dana yang akan disalurkan, hal ini terjadi karena terdapat penambahan jumlah guru PAI yang masuk sertifikasi, jika sebelumnya terdapat sebanyak 89 guru PAI, tahun 2026 ini jumlah nya bertambah menjadi 151 orang guru PAI yang mendapat TPG. Hal itulah yang membuat realisasi TPG para Guru PAI terhambat, karena harus disinkronkan terlebih dulu di sistem.

Lebih lanjut, Kasi Pendis memastikan bahwa proses sinkronisasi sudah diusulkan sejak sebulan yang lalu, dan meminta para guru PAI agar bersabar. 

"Tidak ada niat untuk menghambat pencairan dana TPG para guru PAI. Jika proses sudah selesai semua, pasti segera masuk ke rekening mereka masing-masing," Pungkasnya. (A.0ne)

Leave a Reply

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

Article Related