Skip to main content

SMPN 3 Lebong Butuh Pagar Untuk Keamanan Lingkungan Sekolah

SMPN 3 Lebong Butuh Pagar Untuk Keamanan Lingkungan Sekolah

Pinang Belapis, Progresiflines.com - Layaknya unit satuan pendidikan yang memberi rasa aman dan nyaman bagi siswa-siswi dan pengajar dalam melaksanakan proses belajar mengajar, sudah seharusnya lingkungan sekolah terlindung dari kemungkinan bahaya dari hewan liar kerap masuk ke lingkungan sekolah, Sabtu (25/7/2026).

Beberapa sekolah di Kabupaten Lebong sekarang ini masih ada yang belum dibangun pagar sekolah. Hal itu tidak jarang mengganggu bahkan membahayakan murid dan guru bila tiba-tiba ada hewan liar seperti Babi, kerbau, dan lainnya berkeliaran di lingkungan sekolah.

Keluhan seperti itu salah satunya disampaikan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Lebong, Zulfahmi, S.Hut. Saat dibincangi diruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Fahmi menuturkan bahwa letak sekolahnya yang berbatasan langsung dengan kebun warga dan hutan seringkali membuatnya khawatir akan keamanan lingkungan sekolahnya, tidak jarang hewan liar melintas dan berkeliaran di halaman sekolah. Itu terjadi karena sekolah tersebut belum ada pagar keliling yang melindungi sekolah dari gangguan tersebut.

"Sering Babi masuk ke lingkungan sekolah ini, kadang kambing warga segerombolan. Jadi khawatir kita kalau Babi sampai menyerang murid-murid yang sedang istirahat dihalaman. Belum lagi kotoran kambing, kadang kita repot harus membersihkan," ungkap Kepsek.

"Pernah gerombolan kambing masuk kelas pas jam pelajaran, kan jadi terganggu murid-murid belajarya" tambahnya.

Terkait persoalan itu, pihak sekolah berharap pemerintah kabupaten dapat memberi perhatian terhadap keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah agar proses belajar mengajar tidak terganggu dengan hal-hal tersebut, selain itu juga untuk keamanan lingkungan sekolah itu sendiri.

"Kami pihak sekolah sebenarnya sangat berharap pagar sekolah ini dapat di bangun, ini untuk keamanan lingkungan sekolah dan kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar, apakah bisa dari Dana DAU, ataukah DAK"" sambung Kepsek.

"Kita juga akan mengusulkan ke Kemendikdasmen melalu dana revitalisasi, kita berharap pihak Dinas Pendidikan dan mendukung usulan Kami nantinya" demikian pungkas Zulfahmi.(A.One)

Leave a Reply

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

Article Related