Skip to main content

Antisipasi Dampak Karhutla, Kades Koto Padang Imbau Warga Waspada Ancaman ISPA

Antisipasi Dampak Karhutla, Kades Koto Padang Imbau Warga Waspada Ancaman ISPA

Sungai Penuh, Progresiflines.com – Pemerintah Desa Koto Padang, Kecamatan Tanah Kampung, Kota Sungai Penuh, bergerak cepat menanggapi situasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang mulai memicu kabut asap. Guna mengantisipasi lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), pemerintah desa mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia, Senin (21/9/2026).

Kepala Desa Koto Padang, Arussalam, menyampaikan bahwa paparan asap karhutla membawa material polutan berbahaya yang dapat merusak sistem pernapasan. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa kesadaran mandiri dari lingkungan keluarga menjadi kunci utama pencegahan saat ini.

"Kondisi udara yang mulai tercemar asap karhutla ini tidak boleh disepelekan. Saya meminta kepada seluruh warga untuk lebih ketat dalam menjaga kesehatan diri dan keluarga," ujar Arussalam.

Sebagai langkah preventif, Pemerintah Desa Koto Padang menekankan lima poin penting yang harus diterapkan oleh masyarakat selama menghadapi situasi kabut asap:

  1. Gunakan Masker saat Beraktivitas: Warga diwajibkan menggunakan masker pelindung (seperti masker medis atau N95/KN95) apabila terpaksa harus beraktivitas di luar ruangan.
  2. Kurangi Mobilitas Luar Rumah: Membatasi aktivitas anak-anak dan kelompok rentan di luar ruangan guna meminimalisir paparan langsung asap karhutla.
  3. Jaga Kebersihan Lingkungan dan Rumah: Memastikan pintu dan jendela rumah tetap tertutup rapat saat asap pekat, serta menjaga kebersihan sanitasi dan sumber air agar tidak tercemar partikel debu sisa pembakaran.
  4. Cukupi Kebutuhan Air Putih: Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup agar tubuh tetap terhidrasi dan membantu mengencerkan lendir di saluran napas.
  5. Segera Periksa ke Fasilitas Kesehatan: Jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala ISPA seperti batuk, sesak napas, nyeri tenggorokan, atau demam, diharapkan segera berobat ke Puskesmas atau posko kesehatan terdekat.

Selain fokus pada masalah kesehatan, Arussalam juga mengingatkan warga untuk berkomitmen penuh tidak membuka lahan dengan cara membakar. Partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan titik api sekecil apa pun sangat diharapkan demi memutus rantai bencana kabut asap.

"Kesehatan adalah aset utama kita. Mari bersama-sama kita jaga kebersihan, jaga keluarga, dan saling mengingatkan agar desa kita tetap aman dan sehat melewati musim kemarau ini," tutup Kepala Desa.(Stn)

Leave a Reply

Restricted HTML

  • Allowed HTML tags: <br> <p> <h2 id> <h3 id> <h4 id> <h5 id> <h6 id> <cite> <dl> <dt> <dd> <a hreflang href> <blockquote cite> <ul type> <ol type start> <strong> <em> <code> <li>
  • Lines and paragraphs break automatically.
  • Web page addresses and email addresses turn into links automatically.

Article Related